Minggu, 12 Oktober 2014

Sistem Informasi Akuntansi



SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
Pengertian SIA
Sistem adalah sekumpulan dari bagian-bagian yang saling bergantung satu sama lain yang menyelesaikan suatu tujuan yang spesifik (Mascove dan Simki, 1994). Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan berarti bagi yang menerimanya. Kaitannya dengan SIA, informasi diartikan sebagai laporan laba rugi, laporan unsure piutang, tagihan untuk konsumen. Akuntansi adalah pencatatan data ekonomi, pemeliharaan data dan penyajian informasi keuangan (berguna untuk mengetahui kinerja operasi bisnis dalamsuatu periode). Jadi Sistem informasi akuntansi adalah sekelompok struktur dalam sebuah entitas yang mengelola sumber daya fisik dan sumber daya lain untuk mengubah data ekonomi menjadi informasi akuntansi, agar dapat memenuhi kebutuhan informasi berbagai pihak.

Pengertian SIA menurut para ahli adalah :
·    Menurut Wilkonson (1991), SIA merupakan suatau kerangka pengkoordinasian sumberdaya (data, materials, equipment, suppliers, personal, and funds)  untuk mengonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas danmenyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.
·   Gelines, Orams dan Wiggins (1997), SIA adalah sebagai subsistem khususdari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun,memproses dan melaporkan informasi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Karakteristik Sistem Informasi Akuntansi :
·           SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
·           Berpegang pada prosedur yang relatif standar
·           Menangani data rinci
·           Berfokus historis
·           Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain: 
· Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
·Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
·Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:
·Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
·Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
· Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.


Sumber :
http://www.academia.edu/5753946/Pengenalan_Sistem_Informasi_Akuntansi

Prosedur



PROSEDUR
Pengertian Prosedur
Pengertian prosedur menurut para ahli :
·   Muhammad Ali (2000 : 325) “Prosedur adalah tata cara kerja atau cara menjalankan suatu pekerjaan”.
·       Widjaja (1995 : 83) “Prosedur adalah sekumpulan bagian yang saling berkaitan misalnya : orang, jaringan gudang yang harus dilayani dengan cara yang tertentu oleh sejumlah pabrik dan pada gilirannya akan mengirimkan pelanggan menurut proses tertentu”.
·       Kamaruddin (1992 : 836 – 837) “Prosedur pada dasarnya adalah suatu susunan yang teratur dari kegiatan yang berhubungan satu sama lainnya dan prosedur-prosedur yang berkaitan melaksanakan dan memudahkan kegiatan utama dari suatu organisasi”.
·        Ismail masya (1994 : 74) mengatakan bahwa “Prosedur adalah suatu rangkaian tugas-tugas yang saling berhubungan yang merupakan urutan-urutan menurut waktu dan tata cara tertentu untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang dilaksanakan berulang-ulang”.
Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan yang dimaksud dengan prosedur adalah suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan.

Prosedur dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan adalah refleksi awal, perencanaan, pelaksanaan, implementasi.
·         Refleksi awal
Tahap awal adalah mengungkapkan faktor penyebab masalah, memprediksi implikasi (akibat yang bisa timbul jika masalah tidak diatasi), dan intervensi (deskripsi beberapa strategi pembelajaran sebagai alternative untuk memecahkan masalah). Jadi penentuan masalah merupakan prosedur awal yang harus dilakukan.
·         Perencanaan
Pada tahap ini rencana tindakan berupa langkah-langkah yang akan dilakukan ditulis secara sistematis dan rinci.

·         Pelaksanaan
Setelah menyusun rencana, kegiatan berikutnya adalah melaksanakan tindakan dan mengamati hasilnya.
·         Implementasi
Implementasi dimaksudkan untuk megidentifikasi kekurangan baik proses maupun hasilnya yang belum menunjukan hasil maksimal.

Sumber :


Sistem



SISTEM
Pengertian Sistem
Pengertian sistem menurut para ahli :

  •   Jogianto (2005:2), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti tempat, benda dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
  •  Indrajit (2001:2), Sistem adalah kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.

  • Lani Sidharta (1995:9), Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan, yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama.
  • Murdick, R. G (1991:27), Sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.
  • Davis, G. B (1991:45), Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperai bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan, bahwa sistem adalah sekumpulan unsur atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.
Contoh :
Sistem komputer terdiri dari;
Software
Hardware
Brainware

Karakteristik Sistem
Suatu sistem mempunyai beberapa karakteristik yaitu :
·         Komponen atau elemen (component)
Suatu sistem terdiri dari komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan.
·         Batas Sistem (boundary)
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem yang satu dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Dengan batas sistem ini fungsi dan tugas dari subsistem yang satu dengan yang lainnya berbeda tetapi saling berinteraksi.
Contoh;
Sistem Keuangan              - Sistem Akuntansi
-    Kasir
-    Administrasi Keuangan
-    Personalia
·         Lingkungan Luar Sistem (environtment)
Segala sesuatu diluar dari batas sistem yang mempengaruhi operasi dari suatu sistem disebut lingkungan luar sistem (environtment). Lingkungan luar yang bersifat menguntungkan harus dipelihara dan dijaga agar tidak hilang pengaruhnya, sedangkan lingkungan yang bersifat merugikan harus dimusnahkan dan dikendalikan agar tidak mengganggu operasi dari sistem.
·         Penghubung (interface)
Penghubung system merupakan suatu media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya untuk membentuk satu kesatuan, sehingga sumber-sumber daya mengalir dari subsistem yang satu ke subsistem lainnya. Dengan kata lain melalui penghubung ini output dari suatu subsistem akan menjadi input dari subsistem lainnya.
·         Masukan (input)
Energi yang dimasukan ke dalam suatu sistem disebut INPUT. Masukan ini dapat berupa;
-          Masukan Perawatan (Maintenance input) yaitu energi yang dimasukkan agar sistem itu dapat beroperasi.
Contoh; Program untuk mengoperasikan komputer
-          Masukan Sinyal (signal input) yaitu energi yang diproses untuk diperolehnya suatu keluaran.
Contoh; Data
·         Pengolahan (process)
Suatu sistem mempunyai bagian pengolah yang akan mengubah input menjadi output.
Contoh;     - CPU pada komputer
-    Bagian produksi yang mengubah bahan baku menjadi barang jadi
-    Bagian akuntansi yang mengolah data transaksi menjadi laporan-laporan keuangan
·         Keluaran (output)
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah. Keluaran ini dapat diklasifikasikan sebagai;
-    Keluaran yang berguna
Contoh; informasi yang dikeluarkan oleh komputer
-    Keluaran yang tidak berguna yang dikenal sebagai sisa pembuangan
Contoh; panas yang dikeluarkan oleh komputer.
·         Sasaran (objective) atau tujuan (goal)
Suatu sistem akan dikatakan berhasil kalau pengoperasian sistem itu mengenai sasaran atau tujuannya.

Klasifikasi Sistem
Suatu sistem dapat diklasifikasikan sebagai;
o   Sistem Abstrak (abstract system)
Sistem ini merupakan system yang berupa pemikiran atau ide-ide.
Contoh; sistem teologia yang merupakan suatu system yang menggambarkan hubungan Tuhan dengan manusia.
o   Sistem Fisik (physical system)
Sistem fisik merupakan sistem yang tampak secara fisik.
Contoh; sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi
o   Sistem Alamiah (natural system)
Sistem alamiah ini adalah sistem yang terjadi dari proses-proses alam dalam arti tidak dibuat oleh manusia.
Contoh;     sistem geologi; sungai, pegunungan
                  Sistem solar; galaxy, tata surya
o   Sistem Buatan Manusia (human made system)
Sistem ini merupakan sistem yang dirancang oleh manusia.
Contoh;     sistem informasi – manusia – komputer
                  man – machine system/human-machine system
                  interaksi antara manusia dan mesin
o   Sistem Deterministik (deterministic system)
Sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diramalkan disebut sistem deterministik. Interaksi antar tiap-tiap bagian dapat dideteksi, sehingga outputnya juga dapat diramalkan.
Contoh; sistem komputer
o   Sistem Tak Tentu (probabilistic system)
Sistem ini adalah sistem dimana kondisi masa depannya tak dapat diramalkan karena mengandung probabilitas.
Contoh; sistem manusia
o   Sistem Tertutup (closed system)
Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sebenarnya didunia ini tidak ada sistem yang benar-benar tertutup. Yang ada hanyalah sistem yang secara relativ tertutup (relatively closed system).
o   Sistem Terbuka (open system)
Sistem ini berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungannya. Oleh sebab itu sistem ini harus mempunyai suatu sistem pengendalian (control system) yang baik, agar yang masuk hanya pengaruh-pengaruh yang baik saja.
Contoh; sistem kebudayaan Indonesia.

Sumber
wsilfi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/12542/Konsep+Sistem.pdf